KesehatanMasyarakatPemerintahan

PEMKAB KEPULAUAN SULA RAIH POSISI KEDUA DALAM DATA PENURUNAN ANGKA STUNTING MALUT (SKI) 2023

DISKOMINFO SULA, Sanana-Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula berhasil menempati posisi kedua dalam data angka stunting Provinsi Maluku Utara berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Karena berhasil menurunkan angka stunting sebesar 9, 7% di Kepulauan Sula, maka laju penurunan stunting telah berada di angka 18,8% pada tahun 2023.

Tim TPPS Kepulauan Sula dalam presentasi Penilaian Kinerja 8 Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Kabupaten/Kota Provinsi Maluku Utara 2023

Penurunan angka stunting tersebut merupakan kerja keras antara Pemerintah Daerah melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting yang diketuai oleh Wakil Bupati Ir. H. M. Saleh Marasabessy, M.Si dan anggota tim yang terdiri dari berbagai stakeholder terkait, serta peran aktif masyarakat dari tingkat desa hingga kecamatan dalam upaya preventif stunting. Ini menjadi langkah nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula dalam menggencarkan penurunan laju pertumbuhan stunting.

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Kepulauan Sula selaku Koordinator Tim TPPS, melalui Bidang Sosial Budaya, Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, H. Fahmi Fatgehipon, MM menyampaikan bahwa, Berdasarkan Studi Status Gizi Indonesia (SSGI), pada tahun 2021 angka stunting di Kabupaten Kepulauan Sula sebesar 27,7%. Kemudian pada Tahun 2022 naik menjadi 28,5%, dan pada tahun 2023 telah berhasil menekan laju pertumbuhan stunting sebesar 18,8%. Pada tahun 2024, ditargetkan menekan laju pertumbuhan hingga mencapai angka 14% atau lebih, sesuai target nasional dalam RPJMD.

H. Fahmi Fatgehipon, MM Kepala Bidang Sosial Budaya, Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Bappeda Kep. Sula selaku Koordinator Tim TPPS saat menyampaikan progres penurunan angka stunting

Lebih lanjut, H. Fahmi menjelaskan, “Angka penurunan tersebut, tak terlepas dari kerja sama semua pihak terkait. Pada tahun 2024, kita berusaha untuk terus mengoptimalkan 8 Aksi Konvergensi dengan sebaik-baiknya. Terutama pada desa-desa di beberapa Kecamatan yang menjadi lokus percepatan penurunan stunting.”

Pada kesempatan yang berbeda, Sekretaris Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), Marini Nur Ali menyampaikan, penurunan angka stunting di Kepulauan Sula tak terlepas dari komitmen kepala daerah dan Ketua Tim TPPPS, serta dan gotong royong antara stakeholder terkait dalam aksi-aksi konvergensi. Hasilnya, penurunan angka stunting mengalami perubahan yang signifikan.

Marini Nur Ali Sekretaris Tim TPPS, sekaligus Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kepulauan Sula saat menyampaiakn arahan dalam aksi rembuk stunting
Marini Nur Ali Sekretaris Tim TPPS, sekaligus Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kepulauan Sula saat menyampaiakn arahan dalam aksi rembuk stunting

Sekretaris Tim TPPS, sekaligus Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kepulauan Sula berharap Tim TPPS menekan laju penurunan hingga mampu mencapai target penurunan angka stunting di Kepulauan Sula sesuai dengan standar nasional. Maka, aksi-aksi konvergensi hingga program kerjasama tetap terjaga, demi melindungi dan menjadikan generasi emas Kabupaten Kepulauan Sula yang bebas stunting pada masa mendatang.

Pewarta : Hilda Fatgehipon
Editor : Gee Buamona
Dokumentasi : Diskominfo Sula

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close