Wisata, Sosial dan Budaya

Kepulauan Sula, Potret Keindahan Indonesia yang Terabaikan

Hal tersebut setidaknya diungkapkan Bupati Kepulauan Sula, Hendrata Thes saat jumpa pers Festival Maksaira di Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata, Jakarta, Senin (9/4/2018).

Lebih jauh, Hendrata Thes mengatakan, Pemkab Sula ingin kawasannya dikenal sebagai destinasi wisata yang punya potensi luar biasa.

“Di tempat lain mungkin penyu ada, tapi hanya di tempat kita penyu bisa lahir dua kali lipat lebih banyak. Kepulauan Sula juga jadi tempat bagi yang ingin melihat matahari terbit sekaligus terbenam di satu tempat yang sama,” ungkap Hendrata.

Meski menjadi salah satu kabupaten dengan potensi wisata bahari yang besar di Indonesia, nyatanya pariwisata Kepulauan Sula belum tergarap maksimal. Hal ini terlihat dari kunjungan wisatawan mancanegara masih bisa dihitung dengan jari.

“Kekurangan Kepulauan Sula itu hanya satu, kurang perhatian pemerintah pusat. Termasuk infrastruktur jalan, sarana komunikasi. Kami ingin membuka seluruh akses yang jadi penghambat antara kampung dan kampung. Jaringan listrik kini sudah menyala, tinggal kita tingkatkan,” ungkap Hendrata

Dilihat secara geografis, lokasi Kepulauan Sula memang strategis, selalu dilewati wisatawan yang ingin berkunjung ke Raja Ampat dan Wakatobi. Hanya saja, keindahan Sula belum banyak terekspos dan cenderung terabaikan.

“Kami ini daerah miskin, tak punya tambang, kami enggak mau itu, merusak lingkungan. Kami hanya mau memberitakan daerah kami punya event-event wisata. Ini kami promosi sambil menyusun langkah-langkah ke depan yang berkesinambungan,” kata Hendrata menambahkan.

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close