SANANA, kominfo.com

Memperingati 10 Muharram 1440 Hijriah, Rabu (19/9), Ikatan Keluarga Besar Jawa Sula (IKJS) Kabupaten Kepulauan Sula Maluku Utara memberikan santunan kepada anak Yatim Piatu sebanyak 123 Anak. Acara di mulai dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al Quran, dilanjutkan dengan sambutan, Maijatulhasanah,  pembacaan doa dan ditutup dengan pemberian santunan kepada anak yatim. 

H Suwondo Guntur mengatakan “bahwa terselenggaranya kegiatan ini atas kerjasama semua pihak IKJS, terutama remaja, Ibu-ibu Jami’a. Disamping kegiatan ini ada juga kegiatan IKJS yang dilakukan sebulan sekali dan khusus pengajian remaja seminggu sekali sedangkan kegiatan ibu-ibu Jami’a dilaksanakan 4 (empat) kali semingu. Anggaran untuk sumbangan untuk tahun ini dikumpulkan dari setahun yang lalu sedangkan untuk tahun depan anggarannya dikumpulkan mulai dari tahun ini “kata ketua penyelenggara sekaligus penasehat IKJS yang sering disapa Mas Wondo”.

Peringatan 10 Muharram yang disertai dengan pemberian santunan kepada anak yatim sudah berjalan kurang lebih 5 Tahun lalu kata (Ust H Anshar Abdul Karim yang juga sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Wali Songo). Dalam sambutannya, Beliau mengatakan berbeda dengan Tahun lalu, santunan yang hanya diberikan kepada 60 orang anak sedangkan tahun ini di tingkatkan menjadi 123 Orang Anak. Beliau juga mengajak kepada anak-anak Yatim untuk belajar Agama dan Al-Quran di Yayasan Pendidikan Wali Songo yang rutin dilaksanakan setiap sore hari pukul 16.00 WIT (jam 4 sore s/d jam 6 sore), dan sebagai Ketua Yayasan apabila anak-anak Yatim mau maka akan diberi fasilitas Gratis dengan seragamnya.

Sedangkan Bapak Bupati Kepulauan Sula dalam sambutannya yang di wakili oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan,  Drs. Hardiman Teapon, M.Si mengatakan bahwa Pemerintah Daerah sangat mengapresiasi kegiatan keagamaan dan sosial yang digagas oleh IKJS ini karena dapat memupuk silaturahmi, meningkatkan rasa persaudaraan,  kebersamaan dan kekeluargaan serta saling menyayangi antar sesama dan tanpa memandang suku dan ras. Beliau juga menyampaikan agar kegiatan ini di lakukan secara continue karena sangat membantu Pemerintah Daerah dalam rangka memupuk persatuan dan kesatuan bangsa, serta memupuk nilai-nilai kepekaan terhadap lingkungan sosial disekitar kita. Kepada anak-anak penerima santunan agar terus bersemangat menjalani kehidupan, terus belajar, berdoa dan menjalani kehidupan tanpa menyerah, Kami “Pemerintah Dearah akan ada bersama kalian semua”.

Turut hadir sebagai Penceramah dalam acara ini, Ust Anwar Kuba mengatakan banyak sekali rangkaian perinstiwa-peristiwa yang penting dan bersejarah yang terjadi pada tanggal 10 Muharram ini, sebaimana Allah SWT menciptakan bumi, laut, dan gunung, pada tanggal ini, Allah SWT menciptakan Adam AS dan Siti Hawa, Allah SWT mengangkat Nabi Idris AS, Nabi Nuh pengikutnya di selamatkan oleh Allah SWT dari banjir banda 6 bulan Pada tanggal 10 Muharram ini. Peristiwa Nabi Ibrahim dibakar, Nabi Yunus di telan Ikan juga pada tanggal 10 Muharram ini. peristiwa Karbala yang menimpa Keluarga Rasulullah SAW, juga Allah SWT menyelamatkan Rasulullah SAW dari racun yang diberikan oleh orang yahudi juga pada tanggal ini sehingga Rasulullah SAW menganjurkan agar berpuasa 2 hari (dari tanggal 9-10 atau 10-11 Muharram) dalam memperingati tanggal 10 Muharram ini karena Allah SWT banyak menurunkan berkah rahmatnya di bumi dan jaminannya Allah SWT akan memaafkan dosa selama setahun. Ustat membaca ma’fhum hadist “barang siapa yang berpuasa pada Tanggal 10 Muharram diijabah amalnya sama dengan dia berpuasa selama 1 Tahun penuh”. Beliau juga mengatakan Rasulullah SAW menganjurkan untuk bersedekah di hari ini khususnya kepada anak-anak yatim. Di akhir ceramah Ustat juga mengajak kepada semua hadirin agar berpuasa sunat mulai besok tanggal 10 dan 11 Muharram dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah SWT. (ChM)